SAHABAT SEDJATI FARM ( doc ayam kampung super ) Alamat : Suro 2/8 Tambak Mojosongo Boyolali Jawa Tengah

Kamis, 16 Oktober 2014

DEHIDRASI PADA DOC AYAM KAMPUNG SUPER, PENYEBAB, AKIBAT DAN CARA MENGATASINYA. KAMIS, 16 OKTOBER 2014


DEHIDRASI PADA DOC AYAM KAMPUNG SUPER, PENYEBAB, AKIBAT DAN CARA MENGATASINYA
  (By: Sahabat Sedjati Farm)

Kematian dini pada anak ayam biasanya terjadi pada umur 1-12 hari, Penyebabnya biasanya karena kepanasan, kelaparan, kedinginan, kehilangan cairan tubuh (dehidrasi), keracunan gas amoniak yang berasal dari kotorannya, keracunan gas asam arang, terkena penyakit menular atau karena kecelakaan. Kehilangan cairan tubuh (dehidrasi) pada DOC sendiri, disebabkan oleh faktor-faktor yang dimulai pada saat penetasan sampai saat distribusi DOC dilakukan. 
Pada saat penetasan, kontrol suhu dan kelembaban yang tidak akurat menyebabkan kadar air di dalam telur akan berkurang. Ketidak serempakan waktu menetas juga bisa menyebabkan dehidrasi pada DOC yang menetas lebih dahulu, karena DOC tersebut berada di lingkungan yang agak panas dan menyebabkan penguapan yang berlebihan. Oleh karenanya alat pemanas (brooder) di sini berfungsi untuk membantu anak ayam untuk mengatur suhu tubuhnya. Sehingga keberadaan alat pemanas untuk DOC mutlak diperlukan.
Pada periode kritis alat pemanas harus senantiasa dijaga fungsinya sehingga mampu mempertahankan suhu yang diinginkan. Pengaturan jarak antara alat pemanas dengan litter juga perlu mendapat perhatian. Coba perhatikan penyebaran anak ayam di bawah alat pemanas, apabila menyebar merata berarti suhu sudah ideal tapi kalau anak ayam menjauhi alat pemanas atau menggerombol di bawah alat pemanas maka suhu alat pemanas masih belum ideal.  
Anak ayam yang kedinginan tampak bergerombol, kondisi ini bisa merupakan suatu tanda adanya gejala penyakit apabila anak ayam tampak lesu dan sayapnya terkulai. Kondisi kedinginan ini, selain kurangnya suhu, juga bisa karena penyakit seperti tetelo. Sebaliknya, jika kepanasan anak ayam akan berpencar. Jika terlalu lama kepanasan anak ayam akan kekurangan cairan tubuh ini pula, sehingga lemas dan mati. Gejala yang lain yaitu matanya redup, sukar mengeluarkan tinja, dan kurus. Selain kepanasan, penyebab dehidrasi juga adalah akibat kekurangan minum karena tempat minum tidak terjangkau olehnya. Ada pula disebabkan adanya penyakit mencret (diare) pada DOC.
Kemudian penyebab dehidrasi yang lain yaitu pada proses pendistribusiannya. Jarak pengangkutan yang terlalu jauh dapat menyebabkan DOC juga mengalami kekurangan cairan tubuh. Dalam kondisi normal, DOC akan kehilangan 10% cairan tubuhnya jika perjalanan memakan waktu 12 jam dan DOC di tempatkan dalam dus DOC. Kondisi ini biasanya sudah diantisipasi oleh perusahaan pembibitan  dengan memberikan suntikan dekstrose 5% secara subkutan dengan dosis 0,3 cc per ekor.
Anak ayam yang dehidrasi dan kelaparan berat badannya terus menurun, menjadi kurus dan bisa sampai mati walaupun dalam minggu pertama. Gejala anak ayam tampak lesu, bulu badannya berdiri kaku, jalannya lemah dan menyendiri. Anak ayam itu juga segan makan karena tak mampu bersaing dengan yang lainnya, sehingga badannya bertambah lemah dan gampang untuk terkena penyakit.
Dehidrasi yang tidak cepat ditangani makan akan menyebabkan lambatnya pertumbuhan, kekerdilan atau bahkan kematian. Oleh karena itu, cara yang dapat kita lakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah sebagai berikut:
a) memilih produsen DOC yang terdekat dan kredibel
b) memilih jasa pengiriman barang yang nyaman dan aman bagi ternak
c) memperhatikan kepadatan pada waktu pengiriman
d) memperhatikan tata laksana penetasan seperti suhu dan kelembaban
e) memilih dan memperhatikan umur telur tetas

f) mengirim DOC yang hanya berumur satu hari (baru menetas)
g) memberikan sayuran (kecambah) waktu pengiriman 
h) penanganan yang tepat ketika DOC datang. Kesalahan teknis saat pemindahan DOC segera setelah DOC datang dari pendistribusian dapat mengakibatkan kematian pula. DOC yang datang setelah dapat beradaptasi sekitar 1-2 jam, harus segera diberi air minum selain menghilangkan stress, air minum ini juga menstabilkan mekanisme tubuh anak ayam yang sudah kehilangan cairan pada saat transportasi. Kebanyakan peternak terpaku pada aturan bahwa DOC dapat bertahan hingga 72 jam tanpa makan dan minum, akibat dari kelalaian ini bisa dipastikan kematian anak ayam yang cukup tinggi. 


DAFTAR PUSTAKA

Abidin, Zainal. (2003) Meningkatkan Produktivitas Ayam Ras Petelur, Jakarta: Agromedia Pustaka.

Cara Kreatif  Blog. (2013) Penyebab Kematian Dini Pada Ayam, Rabu, 17 Juli 2013

Kholis, Syahrul, dan Maloedyn, Stanggang, (2002) Ayam arab dan poncin petelur unggul, Jakarta: Agromedia pustaka

Sentral Ternak Blog, (2008) Berbagai Penyebab Kematian DOC, 7 Oktober 2008


 

Mari bergabung dengan SAHABAT SEDJATI FARM untuk mengetahui semua informasi dan perkembangan terbaru ayam kampung dan ayam kampung super.






 



Reactions:
Posting Komentar